WISUDA PERIODE I TH.2008

Updated by: Humas On 04/04/2008 10:30 AM
Expires: 01/01/2013 12:00 AM

PRESS RELEASE


Pada Selasa, 1 April 2008, Universitas Terbuka (UT) menyelenggarakan Wisuda Periode I Tahun 2008, dengan meluluskan 1 orang Program Pascasarjana dan 2.558 orang lulusan Program Sarjana dan Diploma dari 4 Fakultas (FEKON, FISIP, FMIPA, dan FKIP), serta 953 orang lulusan Akta Mengajar. Rangkaian kegiatan Wisuda Periode I Tahun 2008 ini, diawali dengan kegiatan penanaman pohon langka, temu wicara dan seminar yang dilaksanakan pada Senin, 31 Maret 2008, dengan tema seminar “Sistem Jaminan Kualitas sebagai Sarana Membangun World Class University”. Pembicara seminar Adalah:

1. Prof. Dr. Ir. Yonny Koesmaryono, M.S. (Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan IPB), dengan judul makalah “Pencapaian Sistem Jaminan Kualitas Menuju Universitas Berkelas Dunia”.
2. 2. Dr. Aminudin Zuhairi, M.Ed. (Kepala Pusat Jaminan Kualitas UT), dengan judul makalah “Membangun Universitas Terbuka Berkelas Dunia Melalui Sistem Jaminan Kualitas: Pengalaman dari Universitas Terbuka”.

Dalam kesempatan ini, Rektor UT, Prof. Dr. M. Atwi Suparman, M.Sc, mengatakan bahwa sejak UT berdiri tahun 1984, telah banyak dinamika yang terjadi. Tuntutan masyarakat akan pendidikan yang berkualitas namun dapat dijangkau oleh sebanyak mungkin lapisan masyarakat, semakin meningkat. Tuntutan tersebut mendorong UT untuk meningkatkan kualitas program maupun penyelenggaraannya. Visi UT untuk menjadi Perguruan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) unggulan di Asia pada tahun 2010, dan di dunia pada 2020, membuat UT menentukan tiga fokus kegiatan, yaitu kualitas akademik, manajemen internal, dan partisipasi mahasiswa.

Rektor menjelaskan bahwa para stakeholder dalam PTJJ, khususnya peserta didik, semakin menekankan pentingnya jaminan kualitas. Mereka mengharapkan adanya proses belajar mengajar yang baik, yang salah satunya ditandai oleh tingginya kualitas layanan bantuan belajar kepada mahasiswa. Bagi UT yang menggunakan sistem belajar jarak jauh, adanya layanan bantuan belajar sangat penting bagi mahasiswanya, karena tidak setiap saat mahasiswa dapat bertemu dosennya. Sementara itu, jaminan kualitas bukanlah upaya untuk menciptakan kualitas, melainkan upaya sistematis, dan menyeluruh untuk meningkatkan kualitas. Upaya tersebut dicapai melalui proses yang berkelanjutan, yang dilakukan dengan cara memonitor dan mengevaluasi setiap perubahan. Hasil evaluasi akan dibakukan untuk perbaikan proses berikutnya, begitu seterusnya.

Rektor menyampaikan bahwa menurut Allen (2002), salah satu permasalahan dalam jaminan kualitas di pendidikan jarak jauh adalah masalah standar. PTJJ perlu memiliki standar tersendiri yang berbeda dengan standar yang berlaku di perguruan tinggi tatap muka, namun demikian keduanya tetap memerlukan penilaian dan pengakuan kualitas dari Badan Akreditasi Nasional (BAN). Akreditasi oleh BAN merupakan standar penyelenggaraan perguruan tinggi yang berlaku secara nasional, dan UT tetap memerlukan akreditasi dari BAN Perguruan Tinggi. Sementara itu untuk akreditasi pada tingkat internasional, UT mencapainya dari International Council for Open and Distance Education/ICDE Standards Agency (ISA). Hasilnya, pada 12 Agustus 2005, UT mendapatkan Sertifikat Kualitas dan Akreditasi Internasional dari ISA untuk penyelenggaraan pendidikan jarak jauh.

Rektor mengatakan bahwa International Organization for Standarization atau disingkat ISO adalah jaringan internasional yang menetapkan standar internasional yang diperlukan bagi dunia bisnis, pemerintahan, dan masyarakat. ISO 9001:2000 merupakan jenis sertifikasi ISO yang diterapkan di UT sebagai standar bagi kualitas manajemen. Delapan prinsip ISO 9001:2000 yang digunakan sebagai dasar bagi UT untuk melakukan upaya penjaminan kualitas, yaitu (1) fokus pada para konsumen; (2) kepemimpinan; (3) keterlibatan semua pihak; (4) pendekatan proses ; (5) pendekatan sistem bagi manajemen; (6) peningkatan secara berkelanjutan; (7) pendekatan faktual dalam pembuatan keputusan; (8) hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan para pemasoknya. Selain delapan prinsip tersebut, ISO 9001:2000 terdiri atas sejumlah klausul yang merupakan langkah bagi penerapannya. Klausul tersebut terdiri atas sistem manajemen kualitas, tanggung jawab manajemen, manajemen sumberdaya, realisasi produk, serta klausul mengenai pengukuran, analisis dan upaya perbaikan.

Rektor menyampaikan bahwa pada 14 Maret 2006, UT berhasil mendapatkan Sertifikat ISO 9001:2000 untuk Layanan Distribusi Bahan Ajar Jarak Jauh. Pada 4 September 2007, UT juga memperoleh sertifikat ISO 9001:2000 bidang Pengembangan Bahan Ajar dan Bahan Ujian UT, dan bidang Sistem Manajemen di 11 UPBJJ-UT. Sedangkan pada 2008, UT mendapatkan lagi sertifikat ISO untuk Layanan Administrasi Akademik. Dalam waktu dekat, UT sedang mempersiapkan sertifikat ISO untuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Sistem Informasi, dan sertifikat ISO bidang Kerjasama dan Humas. UT juga akan terus mendorong agar seluruh UPBJJ-UT di seluruh Indonesia mendapatkan sertifikat ISO 9001:2000. Keberhasilan meraih sertifikat ISO dan peningkatan kualitas secara berkelanjutan, akan menciptakan suatu kondisi yang positif bagi dunia pendidikan jarak jauh di tanah air. Kondisi tersebut adalah bahwa pendidikan jarak jauh merupakan suatu modus pendidikan yang berkualitas.

Pembantu Rektor IV,

Drs. M. Gorky Sembiring, M.Sc
NIP 131466577

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s