Tips Kuliah Online Cepat

Kuliah Karyawan dengan sistem online sangatlah berbeda dengan kuliah konvensional, pada perkuliahan sistem online tatap muka langsung dengan tutor di dalam kelas tidak dilakukan.   Jadi, kemandirian belajar sangat dibutuhkan agar dapat menyerap materi secara maksimal serta dapat terselesaikan tepat waktu. Jangan sampai karena tidak ada pengawasan dan individu mahasiswa terlalu banyak aktivitas lainnya membuat waktu kelulusan tertunda.  


Mahasiswa Harus Aktif

Interaksi langsung antara tutor dengan mahasiswa pada perkuliahan konvensional lebih banyak dilakukan ketimbang sistem kuliah online. Diskusi bisa langsung dilakukan jika ada materi yang tidak dimengerti. Di dalam kelas mahasiswa bisa langsung mengajukan pertanyaan kepada tutornya. Namun dalam sistem kuliah online, biasanya pertanyaan dilemparkan ke forum tanya jawab, dan mahasiswa lainnya serta tutor online akan saling melengkapinya.

Tentukan Waktu Kelulusan

Bila kita menghendaki kelulusan sesuai dengan yang kita tentukan, maka tetapkanlah target kelulusan yang akan membantu konsistensi diri dalam menjalani perkuliahan nantinya. Jangan sungkan tuliskan IPK (index prestasi Kumulatif)  dengan nilai tinggi sebagai acuan target capaian tiap semester di ruang kerja atau kamar tidur.

Aturlah waktu belajar sesuai waktu luang yang dimiliki lalu buat motivation statement agar diri terpacu dalam belajar mandiri. Misalnya kalimat ” Lulus dalam 3.5 tahun dengan IPK 3.5 “.

Membaca buku modul adalah hal penting lainnya, sebagai pelengkap kuliah sistem online. Mahasiswa yang mayoritas adalah pekerja atau karyawan haruslah arif membagi waktu antara pekerjaan dan perkuliahan agar tidak saling bentrok waktunya.
Malam hari selepas tugas pekerjaan rutin, biasanya waktu yang baik untuk membaca modul dan mengikuti tutorial online via internet.
Tantangan

Disamping keterbatasan waktu belajar, tantangan kuliah sistem online yang lain adalah rasa jenuh. Setiap individu memiliki cara berbeda untuk menghilangkan kejenuhan dan menyegarkan kembali pikiran yang lelah.

Umumnya antar mahasiswa melakukan aktivitas bersama berupa rekreasi, makan bersama di luar atau di dalam kampus dll. Namun, jika kejenuhan tak kunjung hilang selepas berlibur, mungkin diam sejenak dan berfikir kembali tentang motivasi awal saat memutuskan mengambil studi lanjut perlu dilakukan. Renungkan dan ingat alasan kenapa harus menyelesaikan kuliah!

Bila kejenuhan mulai merangksek sampai titik kulminasi paling bawah, sehingga semangat belajar turun drastis, ” Ingat karir anda sudah mentok……. kalau gak cepat lulus, promosi jabatan bisa hilang diisi orang lain. Posisi di kantor misalnya hanya buat lulusan S-1 apa rela diambil rival anda.